<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dlightholic&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://dlightholic.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dlightholic.wordpress.com</link>
	<description>Photography Is Our Soul</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Nov 2009 13:34:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dlightholic.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dlightholic&#039;s Blog</title>
		<link>http://dlightholic.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dlightholic.wordpress.com/osd.xml" title="Dlightholic&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dlightholic.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tips Merawat DSLR</title>
		<link>http://dlightholic.wordpress.com/2009/11/01/tips-merawat-dslr/</link>
		<comments>http://dlightholic.wordpress.com/2009/11/01/tips-merawat-dslr/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 05:09:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dlightholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips and trick]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dlightholic.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[1. Merawat lensa. Lensa merupakan jendela bagi mata untuk melihat dunia luar. Lensa merupakan elemen terpenting untuk dapat menghasilkan gambar yang baik.  Beberapa langkah perawatan lensa  adalah sebagai  berikut: a. Jangan menyentuh lensa secara langsung dengan jari. Untuk mengurangi kemungkinan ini terjadi, usahakan lens hood selalu terpasang. Lens hood juga akan melindungi bagian depan lensa dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dlightholic.wordpress.com&amp;blog=10218669&amp;post=3&amp;subd=dlightholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Merawat lensa.</strong><strong> </strong></p>
<p>Lensa merupakan jendela bagi mata untuk melihat dunia luar. Lensa merupakan elemen terpenting untuk dapat menghasilkan gambar yang baik.  Beberapa langkah perawatan lensa  adalah sebagai  berikut:</p>
<p><strong>a.</strong> Jangan menyentuh lensa secara langsung dengan jari. Untuk mengurangi kemungkinan ini terjadi, usahakan <em>lens hood</em> selalu terpasang. <em>Lens hood</em> juga akan melindungi bagian depan lensa dari benturan sekaligus mencegah munculnya <em>flare</em> pada cahaya frontal  menuju lensa.</p>
<p><strong>b.</strong> Pasang <em>lens cap</em> ketika lensa sedang tidak dipergunakan, hal ini bertujuan mengurangi kemungkinan terpapar dan menempelnya debu pada permukaan lensa.</p>
<p><strong>c.</strong> Jika kegiatan membersihkan lensa diperlukan, maka mempergunakan peralatan pembersih yang baik sangat dianjurkan. Selalu pergunakan <em>lens brush, lens blower , lens paper</em> dan <em>lens cloth</em> yang baik.</p>
<p>Berikut beberapa langkah membersihkan lensa:</p>
<p><strong>&gt;</strong> Bersihkan bagian depan dan belakang lensa dengan <em>lens blower</em> terlebih dahulu. Tujuannya untuk menghilangkan partikel debu yang menempel. Jangan langsung membersihkan lensa dengan <em>lens cloth</em> atau <em>lens paper</em> sebab partikel debu yang ikut tergosok akan menyebabkan permukaan <em>coating</em> lensa akan tergores. Hal ini dapat berakibat munculnya gangguan permanen pada hasil foto.</p>
<p><strong>&gt;</strong> Beberapa partikel debu yang masih tetap menempel dapat juga dihilangkan dengan bantuan <em>lens brush</em>.<br />
<span id="more-3"></span><br />
<strong>&gt;</strong> Selanjutnya usap lensa secara lembut dan perlahan dengan <em>lens cloth/</em> <em>lens paper</em> kering dengan gerakan memutar dari bagian dalam lensa menuju keluar.</p>
<p><strong>&gt;</strong> Jika dibutuhkan, cairan pembersih lensa/ <em>lens cleaning fluid</em> khusus dapat dipergunakan untuk membersihkan kotoran-kotoran lensa yang agak membandel. Jangan meneteskannya langsung pada lensa, teteskan pada <em>lens paper</em> terlebih dahulu, lalu usap perlahan pada bagian lensa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2. Merawat kamera.</strong><strong></strong></p>
<p>Kamera merupakan peralatan fotografi kedua yang terpenting, disinilah tempat sensor kamera yang sangat sensitif.</p>
<p>Berikut beberapa langkah merawat kamera digital:</p>
<p><strong>a.</strong> Merawat bagian luar kamera/ <em>casing</em> merupakan bagian yang biasa dilakukan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan masuknya kotoran ketika akan membersihkan bagian dalamnya. Debu dari luar akan mudah masuk kedalam, apalagi kalau kita sering berganti-ganti lensa.</p>
<p><strong>&gt; </strong>Bersihkan bagian luar kamera dengan <em>blower</em> terlebih dahulu, untuk beberapa debu yang masih menempel dapat dipergunakan <em>brush</em>.</p>
<p><strong>&gt;</strong> Selanjutnya pergunakan <em>lens cloth</em> atau<em> dry cloth</em> yang lembut untuk membersihkan beberapa bagian khusus kamera seperti <em>LCD panel, viewfinder</em>, dan <em>flash hotshoe</em>.</p>
<p><strong>b.</strong> Setelah langkah diatas, dilanjutkan dengan merawat bagian dalam kamera. Bagian dalam kamera merupakan letak sensor kamera.</p>
<p><strong>&gt; </strong>Sebelum membersihkan bagian dalam kamera, pastikan bahwa perawatan ini dilakukan pada ruang yang bersih dengan penerangan yang cukup. Sebaiknya anda juga dalam kondisi yang bersih.</p>
<p><strong>&gt; </strong>Langkah pertama yaitu membersihkan <em>mirror</em> dengan <em>blower</em> atau <em>blower brush</em>. Kamera dipegang menghadap kebawah dan<em> blower</em> dipompa keatas, tujuannya agar partikel debu yang tertiup dapat turun kebawah mengikuti gravitasi.</p>
<p><strong>&gt;</strong> Selanjutnya membersihkan sensor. Untuk dapat melakukannya maka<em> mirror</em> harus di <em>lock up</em> terlebih dahulu. Pada beberapa kamera fitur ini disediakan dengan memilihnya dari menu kamera. Yakinkan baterai dalam kondisi cukup penuh ketika akan melakukan <em>mirror lock up</em>. Dimulai dengan menekan <em>shutter release</em>, maka <em>mirror</em> akan terangkat dan <em>shutter</em> terbuka., Dengan kamera yang dipegang menghadap kebawah (sensor menghadap kebawah), pompa <em>blower</em> (blower tanpa brush) beberapa kali untuk meniup partikel debu yang mungkin menempel di sensor. Setelah selesai, matikan kamera untuk menyudahi fungsi <em>mirror lock up</em>.</p>
<p><strong>&gt;</strong> Jika sensor sangat kotor, anda dapat membersihkannya dengan <em>cleaning kits</em> yang memiliki <em>swab</em> sensor khusus. Dengan alat ini, kita membersihkan sensor secara fisik dengan melakukan <em>swab/ smear</em> pada kotoran yang menempel di sensor. Tindakan ini harus dilakukan dengan lembut dan hati-hati, jika  tidak yakin sebaiknya serahkan kegiatan membersihkan sensor pada mereka yang profesional.</p>
<p><strong>&gt; </strong>NB. Jika tidak merasa yakin untuk melakukan kegiatan membersihkan bagian dalam kamera terutama sensor, sebaiknya serahkan kegiatan perawatan ini pada mereka yang professional. Dibandingkan dengan resiko yang mungkin timbul  seperti kerusakan <em>mirror, shutter</em>, atapun sensor maka mencari bantuan mereka yang professional merupakan pilihan yang bijak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3. Merawat baterai.</strong><strong></strong></p>
<p>Baterai berfungsi sebagai sumber daya untuk menghidupkan kamera, perawatan yang baik dapat memperpanjang usia pemakaian baterai kamera. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:</p>
<p><strong>a.</strong> Jangan membiarkan baterai terpapar suhu ekstrim diatas 43 C. Hal ini dapat menimbulkan kerusakan permanen pada baterai. Letakkan baterai pada tempat yang sejuk dan kering.</p>
<p><strong>b.</strong> Jangan men<em>charge</em> baterai secara berlebihan, jika <em>charger</em> telah menunjukkan baterai terisi penuh segera cabut.</p>
<p><strong>c.</strong> <em>Charge</em> baterai sebelum atau sesudah penyimpanan dalam jangka waktu lama. Dipakai ataupun tidak dipakai baterai akan mengalami proses pelemahan, agar tetap awet maka baterai perlu diisi kembali.</p>
<p><strong>d.</strong> Lepaskan baterai dari kamera jika tidak sedang mempergunakannya dalam jangka waktu lama.</p>
<p><strong>f.</strong> Jangan mencampur penggunaan baterai lama dan baru, termasuk mempergunakan baterai dengan merek yang berbeda-beda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>4. Merawat </strong><em><strong>memory card</strong></em><strong> dan </strong><em><strong>accessories</strong></em><strong>.</strong><strong></strong></p>
<p><strong>a.</strong> <em>Memory card</em> berfungsi sebagai media penyimpan data. Bisa berupa <em>SD/ secure digital, CF/ compact flash</em>, dan sebagainya.  Perlakukan benda-benda ini dengan hati-hati, bentuknya yang kecil membuat mereka mudah sekali rusak. Untuk melindunginya, simpan selalu pada <em>casing</em> nya masing-masing jika sedang tidak dipergunakan.</p>
<p><strong>b.</strong> <em>Accesories</em> kamera seperti <em>lens filter, lens hood, flash</em> dan lainnya perlu dirawat untuk tetap menjaga kebersihannya.  Dudukan flash dan kontak baterai flash perlu dibersihkan secara berkala untuk menghindari penumpukkan kotoran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>5. Penyimpanan.</strong><strong></strong></p>
<p><strong>a.</strong> Kamera sebaiknya dihindarkan dari temperatur ekstrim yang sangat panas maupun sangat dingin. Hindarkan kamera dari kontak matahari langsung dalam jangka waktu yang lama. Jangan pernah menyimpanya dalam kondisi panas seperti didalam mobil atau dalam kondisi yang sangat dingin.</p>
<p><strong>b.</strong> Ketika menyimpan kamera, jauhkan peralatan tersebut dari benda-benda yang memiliki medan magnet kuat. Medan magnet dapat mempengaruhi sirkuit elektronik yang terdapat pada kamera digital.</p>
<p><strong>c.</strong> Simpan kamera, lensa dan <em>accessories</em> lain dalam <em>dry box</em> yang memiliki alat pengatur kelembapan jika sedang tidak dpergunakan dalam jangka waktu yang lama. Atau simpan alat-alat tersebut pada suatu wadah khusus dengan disertakan <em>silica gel</em> untuk mengatur kelembapannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>6. Merawat tas kamera.</strong><strong></strong></p>
<p>Tas kamera merupakan media penyimpanan peralatan fotografi sewaktu berpergian. Dengan demikian perawatannya juga mutlak dilakukan agar mampu melindungi peralatan fotografi yang kita miliki. Tas yang kotor  mengakibatkan peralatan didalamnya menjadi kotor. Berikut beberapa langkah perawatannya:</p>
<p><strong>a.</strong> Setelah tas dipergunakan, keluarkan isinya lalu bersihkan bagian dalam dan luarnya. Agar hasilnya maksimal dapat dipergunakan <em>vacum cleaner</em>. Setelah pemotretan <em>outdoor,</em> partikel debu, kotoran dan pasir biasanya banyak terakumulasi sehingga perlu dibersihkan.</p>
<p><strong>b.</strong> Cuci tas kamera dalam jangka waktu berkala, terutama setelah tidak dipergunakan untuk jangka waktu yang cukup lama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&lt;Andi sucirta&gt;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dlightholic.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dlightholic.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dlightholic.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dlightholic.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dlightholic.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dlightholic.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dlightholic.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dlightholic.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dlightholic.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dlightholic.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dlightholic.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dlightholic.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dlightholic.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dlightholic.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dlightholic.wordpress.com&amp;blog=10218669&amp;post=3&amp;subd=dlightholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dlightholic.wordpress.com/2009/11/01/tips-merawat-dslr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e70e6378b429ba538a954d84adb1ed34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dlightholic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Ambil Gambar</title>
		<link>http://dlightholic.wordpress.com/2009/11/01/tips-rawat-kamera-dslr/</link>
		<comments>http://dlightholic.wordpress.com/2009/11/01/tips-rawat-kamera-dslr/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 04:59:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dlightholic</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips and trick]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dlightholic.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Mengambil gambar menggunakan SLR (single-lens reflex) atau kamera reflek berlensa tunggal,sangat mudah karena pada umumnya kamera jenis SLR ( single-lens reflex) hanya menggambil gambar/objek melalui lensa sehinga dapat melihat objek melalui kamera dengan sama persis seperti apa yang kita lihat. artinya ketika kita mau ngambil gambar/objek kita harus berada pada posisi sudut gambar/objek yang tepat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dlightholic.wordpress.com&amp;blog=10218669&amp;post=4&amp;subd=dlightholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengambil gambar menggunakan SLR (single-lens reflex) atau kamera reflek berlensa tunggal,sangat mudah karena pada umumnya kamera jenis SLR ( single-lens reflex) hanya menggambil gambar/objek melalui lensa sehinga dapat melihat objek melalui kamera dengan sama persis seperti apa yang kita lihat.</p>
<p>artinya ketika kita mau ngambil gambar/objek kita harus berada pada posisi sudut gambar/objek yang tepat baik secara vertikal dengan posisi ke atas atau horizontal dengan posisi sejajar dengan gambar.</p>
<p>tipe dari angel2 itu ada banyak macamnya</p>
<p><strong>JENIS ANGLE</strong><br />
<strong>1. STRAIGHT SHOT :</strong> kamera hanya diletakkan menghadap objek. tidak ada angle.<br />
<strong>2. HIGH ANGLE :</strong> kamera diambil dari atas objek. kira-kira 45 derajat. filosofinya objek akan terlihat rendah dan sampah! haha<br />
<strong>3. LOW ANGLE : </strong>kamera diletakkan dibawah objek. objek akan terlihat lebih berwibawa<br />
<strong>4. TOP SHOT :</strong> kamera diambil dari atas objek. benar-benar lurus kebawah.<br />
<strong>5. CRAZY ANGLE :</strong> pengambilan gambar tidak menggunakan angle yang biasanya lazim digunakan. biasanya digunakan saat adegan jatuh. atau bisa di scene apapun (eksperimen!)</p>
<p>semoga bermanfaat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dlightholic.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dlightholic.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dlightholic.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dlightholic.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dlightholic.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dlightholic.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dlightholic.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dlightholic.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dlightholic.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dlightholic.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dlightholic.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dlightholic.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dlightholic.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dlightholic.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dlightholic.wordpress.com&amp;blog=10218669&amp;post=4&amp;subd=dlightholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dlightholic.wordpress.com/2009/11/01/tips-rawat-kamera-dslr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e70e6378b429ba538a954d84adb1ed34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dlightholic</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
